Monday, April 26, 2010

Kisah Abu Hafshin Al-Hadad: Hati Trenyuh di Kota Mekkah

Ketika sampai di Kota Mekkah, Abu Hafshin menyaksikan jama'ah-jama'ah yang miskin dan terlunta-lunta. Ia ingin sekali memberikan sesuatu kepada mereka. Tetapi tak ada yang dimilikinya. Oleh karena itu hatinya gelisah, ia tidak biasa membiarkan orang menderita. Kegelisahan ini demikian mencekam hatinya dan ia tak sanggup lagi menahannya.

Akhirnya ia berteriak:
"Demi keagungan-Mu, jika Engkau tidak memberikan sesuatu kepadaku, akan kuhancurkan semua lampu-lampu di dalam masjid."

Kemudian ia mengelilingi Ka'bah. Tak lama kemudian datanglah seorang lelaki menghampiri dan memberinya sekantong emas yang kemudian dibagi-bagikan kepada orang-orang miskin dan terlunta-lunta.


Artikel Terkait:

No comments:

Top Comments