Saturday, April 24, 2010

Domba Hitam dan Jin Penunggu Rumah

Seorang Dokter melayani di pedalaman afrika, tiba2 didatangi seaorang warga sambil marah2.
Warga : Dokter, istri saya baru saja melahirkan seorang bayi berkulit putih, dan hanya Dokter yang berkulit putih disini, bagaimana Dokter menjelaskannya?

Dokter : (Bingung untuk menjelaskan tentang fenomena albino pada warga tersebut), lalu Dokter membawanya kesebuah padang tempat domba2 makan.
Anakku, liatlah diantara para domba yang berwarna putih itu ada satu yang berwarna hitam, bagaimana kamu menjelaskannya???
Warga : (ketakutan) ja...ja...jadi, Dokter sudah mengetahuinya??? maafkan saya, saya janji deh tidak menyinggung masalah anak lagi, asal Dokter juga tidak memberitahukan siapa2 tentang domba hitam itu....
Dokter :???????


JIN DI RUMAH MEWAH
Pasangan muda suami istri Bambang dan Siska sedang bermain golf di sebuah lapangan yang dikelilingi oleh perumahan mewah. Rata-rata harga rumah di kawasan itu 5 milyar rupiah.
“Sis, ati-ati kalo mukul bola, jangan sampai kena kaca rumah orang. Kita bisa bangkrut kalau harus mengganti kaca rumah mewah di sekitar sini,” kata Bambang.
Tapi malang, ayunan stick Siska yang kuat ternyata tidak terarah dengan baik dan akhirnya …praaanggg!!!!!….bola golf itu mengenai kaca rumah paling mewah di dekat situ.
Bambang dan Siska berlari-lari ke arah rumah mewah tersebut. Mereka terkejut ketika sampai di pintu ruang tamu. Tidak hanya kaca-kaca yang berserakan, pot-pot keramik Cina dan vas bunga juga pecah.
“Aduuuh…maaf Pak, istri saya nggak sengaja,” kata Bambang kepada seorang Bapak yang tampak duduk dengan tenang.
“Nggak apa-apa,” kata Bapak itu. “Saya seharusnya berterima kasih pada anda berdua karena telah membebaskan saya dari belenggu vas bunga kuno buatan Cina itu. Saya sebenarnya adalah jin. Nah, sebagai ucapan terima kasih,saya akan meluluskan tiga permintaan. Satu untuk anda, satu untuk istri anda, dan satu lagi untuk saya sendiri,” ujar Bapak itu dengan mimik serius dan berwibawa.
“Apa permintaan anda?” tanyanya.
“Saya ingin rekening saya setiap bulan terisi 1 milyar rupiah, sepanjang hidup saya,” pinta Bambang.
“Bimsalabim…sudah terlaksana! Silakan cek rekening anda mulai bulan depan,” kata Bapak itu.
“Dan apa permintaan anda, nona cantik?” tanya Bapak itu pada Siska.
“Saya minta mobil dan perhiasan paling mewah yang ada di muka bumi,” katanya. “Bimsalabim….sudah terlaksana juga! Bisa dilihat mulai besok pagi,” kata Bapak itu lagi.
Bambang dan Siska girang bukan main.
“Lalu, permintaan Bapak Jin sendiri apa?” tanya Bambang penasaran.
“Begini…ehm…saya ingin bercinta sepanjang hari ini bersama istri anda,” jawab Bapak itu. Bambang dan Siska terkejut bukan main. Tapi karena jin itu sudah bermurah hati memberikan mereka segalanya, maka Bambang mengijinkan Siska menemani jin tersebut.

Singkat cerita, mulai pagi itu hingga sore harinya, Siska harus melayani kebutuhan seks Bapak Jin. Menjelang malam, Bapak itu mengijinkan Siska pulang.
“Terima kasih, kamu hebat sekali,” katanya sambil mengedipkan mata.
“Ngomong-ngomong, berapa usia kamu dan suami kamu?”
“Saya 25 tahun, Pak,” kata Siska.
“Hah, 25 tahun? Umur 25 tahun kok masih percaya sama jin sih?” kata Bapak itu.


Artikel Terkait:

1 comment:

Anonymous said...

hahahahaha....boleh juga jin ba tipu. mau juga dong jadi jin

Top Comments