Monday, May 24, 2010

Cerita Lucu: Pangeran Diponegoro

Ada cerita "off the record" pada pemilihan putri di negeri impian tahun lalu. Saat sesi wawancara antara Juri dengan peserta dari salah satu daerah di Sulawesi, yang akhirnya menjadi juara.
Begini ceritanya...

Juri:"...selanjutnya, tolong Anda sebutkan tokoh idola Anda..."
Putri: "Ehm, sebagai seorang yang nasionalis, saya mengidolakan orang Indonesia. Dia adalah Pangeran Diponegoro."

Begitu mantap dan meyakinkan kata-kata yang meluncur dari putri tersebut, juri pun begitu terkesan dan kagum padanya, seorang gadis cantik dan muda seperti dia ternyata sangat nasionalis dan bangga dengan tokoh dalam negeri.

Kemudian juripun melanjutkan pertanyaan dengan pertanyaan-pertanyaan yang ringan-ringan saja, tentunya seputar Pangeran Diponegoro.

"Kalau begitu, Anda pasti tahu kapan Pangeran Diponegoro meninggal?"

Akan tetapi, sang putri sangat kaget, dan dengan terbata-bata dia bertanya, "Apaaa? Meninggal?Innalillahi..."

Tentu saja juri ikut-ikutan kaget dan kecewa dengan reaksi putri itu. Singkat cerita, tanya jawab itu selesai sudah. Namun, tidak demikian dengan sang putri. Kabar mengenai meninggalnya Pangeran Diponegoro sangat menyedihkan hatinya. Sampai di luar ruangan, dia bergegas menemui salah seorang peserta lainnya, dari Jogja.

Tanpa menunda waktu, sang putri mengkonfirmasi kebenaran berita meninggalnya sang idola, Pangeran Diponegoro.

"Mbak, maaf ya...apa benar sih Pangeran Diponegoro sudah meninggal?" begitu tanya si putri kepada putri Yogja.

Tentu saja pertanyaan itu menggelikan bagi putri Yogja, tapi, bagaimanapun dijawabnya juga, "Lho, kan sudah lama mbak...masa mbak nggak tahu sih?"

Putri kita ini langsung memotong, "Ooo, sudah lama ya, kok saya belum pernah dengar ya? Kapan sih mbak?"

Dengan menahan geli, putri Jogya menjawab, "Yaa...sekitar delapan belas tiga puluh (1830) mbak..."

Kembali si putri memotong, "HAAHH...DELAPANBELAS TIGA PULUH???...HABIS MAGHRIB DONG!!!"


Artikel Terkait:

No comments:

Top Comments