Thursday, August 19, 2010

“Asmara Shubuh di Bulan Ramadhan”: Misteri Shubuh Berjama'ah

Di kalangan remaja atau muda mudi Islam pada bulan Ramadhan sering terdengar istilah “asmara Shubuh”. Maksudnya adalah, "jalan santai setelah shalat Shubuh pada bulan Ramadhan".
Keapa bulan Ramadhan? ya, karena hanya pada bulan Ramadhan umat Islam melaksanakan shalat Shubuh secara massal di masjid. Sedangkan pada bulan-bulan biasa, jumlah umat Islam yang melaksanakan shalat Shubuh di masjid sangat sedikit. Lihatlah masjid-masjid kita pada waktu Shubuh selain bulan Ramadhan? Sepi dari jamaah.

Bagaimana upaya mempertahankan Shubuh Ramadhan ini pada bulan-bulan lainnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyingkap makna atau misteri shalat Shubuh (Azhari AT.:2008). Mudah-mudahan dengan mengetahui manfaat shalat Shubuh berjama'ah, kita menjadi termotivasi untuk meramaikan masjid---setidaknya pada waktu Shubuh.

Sedikitnya ada tiga nilai yang terkandung di dalam shalat Shubuh (Azhari AT,:2008). Pertama, pahala tanpa batas. Bagi orang yang melaksanakan shalat Shubuh berjama'ah, ia akan memperoleh pahala yang banyak, dihapuskan kejelekannya, dan ditinggikan beberapa derajat kedudukannya. Disamping itu ia akan memperoleh pahala seolah shalat satu malam penuh. Shalat Shubuh merupakan sumber cahaya di hari kiamat.

Kedua, di akhirat nanti ada orang yang tidak saja memperoleh surga, namun lebih dari itu ia berkesempatan melihat Allah di surga. Inilah ganjaran yang cukup tinggi dan agung bagi mereka yang memelihara dua shalat, Shubuh dan Ashar.

Ketiga, di dalam rangkaian shalat Shubuh, terdapat shalat sunat yang cukup mulia yaitu shalat sunat fajar dua rakaat sebelum Shubuh. Dan banyak lagi keistimewaan lainnya.

Dalam sebuah hadits Rasul pernah mengatakan bahwa andai umatku mengetahui kebaikan-kebaikan yang terdapat di dalam shalat Shubuh dan Isya, niscaya mereka akan bergegas mendatangi masjid walaupun harus merangkak.

Meskipun melaksanakan shalat Shubuh berjama'ah itu berat, dan butuh perjuangan keras, kita tetap harus mencobanya. Semoga Shubuh Ramadhan yang sangat kolosal tersebut dapat terus kita pertahankan pada bulan-bulan selanjutnya. Amin.


Artikel Terkait:

No comments:

Top Comments