Thursday, July 8, 2010

"Sulit Mengalahkan Spanyol"

Diakui bahwa tim Jerman adalah tim mental kompetisi. Pada awal kompetisi biasa-biasa saja, tapi menjelang akhir kompetesi tim ini semakin ganas. Namun sayangnya, di semifinal, mereka harus menghadapi Spanyol, tim matador. Bagi matador semakin ganas banteng semakin mudah mereka menguasainya. Terbukti pada waktu semi-final, Jerman dibuat tidak berdaya.

Penampilan Spanyol saat menyingkirkan Jerman di semifinal Piala Dunia 2010, dini hari tadi. Bahkan, mantan pelatih Luis Aragones mengklaim Matador kini sulit dikalahkan.

Aragones membuat La Furia Roja menjadi salah satu kekuatan Eropa setelah merengkuh trofi Euro 2008. Kini, skuad besutan Vicente del Bosque berpeluang mengikuti jejak Prancis, mengawinkan gelar Piala Dunia dan Euro.

Bukan perkara mudah memang, karena David Villa dkk sudah ditunggu Belanda yang lebih dulu mengamankan tiket final. Keduanya bakal bentrok di Soccer City, Johannesburg, Senin (12/7/2010) dini hari WIB.

Melihat performa kedua tim sepanjang putaran final, Belanda memang tampil lebih baik. Tim yang diarsiteki Bert van Marwijk belum sekalipun menelan kekalahan. Sementara Spanyol, pernah sekali ditekuk Swiss di laga pembuka penyisihan Grup H.

Meski demikian, Aragones menilai Belanda akan kesulitan mengalahkan Spanyol, yang baru pertama kali tampil di final Piala Dunia.

“Akan sulit mengalahkan Spanyol sekarang. Tapi, hal terpenting adalah tim yang menguasai pertandingan, menang. Mereka (Spanyol) bisa saja mencetak gol lebih banyak dari serangan balik, tapi saat ini sepakbola (menguasai permainan) menang,” beber Aragones.

“Laga final akan menyajikan sepakbola menarik,” dia menambahkan sebagaimana dilansir Goal, Kamis (8/7/2010).
(wei)


Artikel Terkait:

No comments:

Top Comments